160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
930 x 180 AD PLACEMENT

Waktu untuk Menghindari Krisis Iklim Semakin Sempit

750 x 100 AD PLACEMENT

Transisi menuju energi bersih membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terwujud. Fisikawan peraih Nobel Steven Chu mengingatkan bahwa dunia masih memiliki peluang menghindari dampak terburuk perubahan iklim, tetapi waktu untuk bertindak semakin sempit.

Menurut Chu, penundaan aksi hanya akan memperbesar risiko krisis iklim yang lebih parah pada masa mendatang. Ia mengibaratkan upaya mengatasi perubahan iklim seperti memutar haluan kapal Titanic setelah gunung es sudah terlihat di depan.

Perubahan Iklim: Ancaman yang Semakin Besar

Gelombang panas yang lebih sering, badai yang semakin kuat, hujan ekstrem penyebab banjir, hingga kenaikan permukaan laut merupakan dampak yang telah lama diperkirakan akan terjadi.

Chu menjelaskan ancaman yang lebih besar justru berasal dari panas yang tersimpan di lautan. Menurutnya, sekitar 90 persen panas tambahan akibat pemanasan global diserap oleh laut sehingga dampaknya belum sepenuhnya dirasakan saat ini.

750 x 100 AD PLACEMENT

Panas Laut: Ancaman yang Semakin Besar

Karena kapasitas panas laut sangat besar, diperlukan waktu sekitar 50 hingga 100 tahun hingga panas tersebut kembali memengaruhi sistem iklim global.

Chu mengatakan bahwa transisi menuju energi bersih dan sistem pembangunan yang lebih berkelanjutan bukanlah proses yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Perubahan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 50 tahun, bahkan jika seluruh dunia bergerak secepat mungkin.

Kesimpulan

Waktu untuk menghindari krisis iklim semakin sempit. Oleh karena itu, kita harus bertindak segera untuk menghindari dampak terburuk perubahan iklim.

Sumber referensi: esgnow.republika.co.id

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT