Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau) terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi melalui berbagai program. Salah satunya adalah Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) yang digelar oleh Lembaga Penjamin Mutu UIN Suska Riau. Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak tenaga pendidik yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di era global.
PKDP 2026 menjadi bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan mutu akademik dan penelitian. Program ini dirancang dengan total materi sebanyak 20 jam pelajaran, mencakup penguatan metodologi pembelajaran, pengembangan kompetensi akademik, hingga peningkatan kapasitas penelitian dan publikasi ilmiah.
Dosen pemula memiliki peran strategis sebagai penggerak transformasi mutu pendidikan tinggi Islam di masa depan. Mereka harus memiliki kompetensi pedagogik yang kuat, kemampuan menghasilkan karya ilmiah bereputasi, serta komitmen menjaga nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama.
Pembukaan kegiatan PKDP 2026 dilakukan langsung oleh Rektor UIN Suska Riau, Leny Nofinati, yang turut didampingi jajaran pimpinan universitas. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa dosen pemula memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga pendidik yang profesional dan adaptif.
‘Dosen pemula adalah pilar masa depan kampus. Mereka harus memiliki kompetensi pedagogik yang kuat, kemampuan menghasilkan karya ilmiah bereputasi, serta komitmen menjaga nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama,’ ujarnya.
Kurikulum yang diberikan dalam PKDP 2026 mencakup penguatan metodologi pembelajaran, pengembangan kompetensi akademik, hingga peningkatan kapasitas penelitian dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan mengajar, membentuk dosen yang memiliki integritas akademik, produktif dalam penelitian, serta mampu menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan pendidikan.
PKDP 2026 merupakan langkah besar UIN Suska Riau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi. Program ini diharapkan dapat mencetak tenaga pendidik yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di era global.
Sumber referensi: www.beritariau.com
WhatsApp us