Error 502 bad gateway dapat disebabkan oleh PHP-FPM berhenti, upstream timeout, socket salah, worker penuh, atau reverse proxy gagal. Diagnosis harus dimulai dari error log dan perubahan terakhir.
Persiapan Sebelum Memulai
- Backup file dan database.
- Catat waktu, URL, kode HTTP, dan perubahan terakhir.
- Buka log server atau aktifkan WP_DEBUG_LOG tanpa menampilkan error kepada pengunjung.
Langkah yang Relevan
- Periksa status Nginx/Apache dan PHP-FPM.
- Cocokkan socket atau port upstream.
- Periksa timeout, max_children, OOM, dan worker penuh.
- Uji konfigurasi lalu reload service secara aman.
Contoh Pemeriksaan atau Konfigurasi
sudo systemctl status nginx php*-fpm
sudo journalctl -u nginx --since '30 minutes ago'Cara Memverifikasi Hasil
Uji URL yang sebelumnya gagal, wp-admin, form, cron, dan halaman dinamis. Pastikan kode HTTP serta log kembali normal lalu matikan debug display.
Peringatan Penting
Jangan menyalin perintah atau record konfigurasi tanpa menyesuaikan domain, IP, versi sistem, dan penyedia layanan.
Kesimpulan
Simpan artikel sebagai draft sampai setiap langkah diuji pada lingkungan yang sesuai. Konten teknis yang baik harus menyebutkan versi, asumsi, dampak, cara rollback, dan hasil verifikasi.




