Di Korea Selatan, teknologi kecerdasan buatan (AI) digunakan untuk tugas yang tidak biasa, yaitu membantu mendeteksi tanda-tanda seseorang yang diduga hendak bunuh diri.
Sistem AI ini digunakan Pemerintah Kota Seoul untuk memantau aktivitas di sejumlah jembatan yang melintasi Sungai Han, yang dikenal sebagai salah satu titik dengan kasus percobaan bunuh diri tinggi di Korea Selatan.
Sistem AI dioperasikan melalui Pusat Pengendalian Terpadu CCTV Jembatan Hangang, yang tercatat telah berdiri sejak 2021 lalu.
AI tersebut dirancang untuk menganalisis perilaku manusia dan mendeteksi aktivitas yang dianggap tidak biasa.
Sistem AI tersebut dirancang untuk menganalisis perilaku manusia dan mendeteksi aktivitas yang dianggap tidak biasa.
Salah satu indikator utama yang digunakan sistem AI di Seoul adalah lamanya seseorang saat berada di area tertentu di jembatan.
Jika ada orang yang berada di area tersebut selama lebih dari 300 detik atau sekitar lima menit, sistem akan langsung mengirimkan alarm peringatan secara otomatis ke operator.
Peringatan tersebut kemudian diperiksa oleh petugas manusia untuk memastikan apakah orang itu sekadar menikmati pemandangan atau menunjukkan tanda-tanda sedang mengalami tekanan emosional.
Operator lantas akan memperbesar tampilan kamera dan mencari berbagai petunjuk visual, misalnya apakah orang tersebut terlihat sedih, gelisah, atau tidak.
Sistem AI ini merupakan contoh bagaimana teknologi dapat digunakan untuk membantu mencegah bunuh diri dan mengurangi angka kecelakaan di jembatan.
Sumber referensi: tekno.kompas.com
WhatsApp us