AI dapat membantu mengelompokkan pesan log, menjelaskan pola error, dan membuat daftar hipotesis. Namun AI tidak boleh menerima credential dan hasilnya tetap harus dibandingkan dengan dokumentasi serta kondisi server.
Kumpulkan log yang tepat
- Ambil rentang waktu saat insiden terjadi.
- Sertakan nama layanan, versi, dan perubahan terakhir.
- Gunakan beberapa baris sebelum dan sesudah error.
- Hapus password, token, cookie, alamat pribadi, dan data pelanggan.
Contoh sumber log
sudo journalctl -u nginx --since '30 minutes ago'
sudo tail -n 200 /var/log/nginx/error.log
sudo tail -n 200 /var/log/php*-fpm.log
sudo dmesg --level=err,warn | tail -n 100Prompt analisis yang lebih baik
Jelaskan bahwa AI harus memisahkan fakta dari dugaan, mengurutkan kemungkinan berdasarkan bukti, menyebutkan pemeriksaan tambahan, dan tidak menyarankan perintah destruktif. Minta output dalam tabel: timestamp, komponen, gejala, hipotesis, dan langkah verifikasi.
Contoh diagnosis server overload
- Load tinggi tetapi CPU rendah dapat mengarah ke I/O wait.
- Memory habis disertai OOM log menunjukkan proses dibunuh kernel.
- Banyak koneksi ke satu URL dapat menunjukkan bot atau endpoint berat.
- PHP-FPM max_children reached menunjukkan worker penuh.
- Disk 100% dapat membuat database dan service gagal menulis.
Verifikasi sebelum menjalankan solusi
Periksa perintah dengan man page atau dokumentasi resmi, jalankan pada staging bila memungkinkan, buat backup konfigurasi, dan minta approval untuk restart, perubahan firewall, penghapusan file, atau tindakan yang menyebabkan downtime.




