Error 404 not found dapat disebabkan oleh permalink, rewrite rule, slug berubah, file hilang, atau konfigurasi virtual host. Diagnosis harus dimulai dari error log dan perubahan terakhir.
Persiapan Sebelum Memulai
- Backup file dan database.
- Catat waktu, URL, kode HTTP, dan perubahan terakhir.
- Buka log server atau aktifkan WP_DEBUG_LOG tanpa menampilkan error kepada pengunjung.
Langkah yang Relevan
- Pastikan URL dan slug benar serta post/page masih tersedia.
- Simpan ulang Permalinks untuk membuat rewrite rule baru.
- Periksa .htaccess atau try_files Nginx.
- Buat redirect 301 jika URL memang dipindahkan.
Contoh Pemeriksaan atau Konfigurasi
define( 'WP_DEBUG', true );
define( 'WP_DEBUG_LOG', true );
define( 'WP_DEBUG_DISPLAY', false );Cara Memverifikasi Hasil
Uji URL yang sebelumnya gagal, wp-admin, form, cron, dan halaman dinamis. Pastikan kode HTTP serta log kembali normal lalu matikan debug display.
Peringatan Penting
Jangan menyalin perintah atau record konfigurasi tanpa menyesuaikan domain, IP, versi sistem, dan penyedia layanan.
Kesimpulan
Simpan artikel sebagai draft sampai setiap langkah diuji pada lingkungan yang sesuai. Konten teknis yang baik harus menyebutkan versi, asumsi, dampak, cara rollback, dan hasil verifikasi.




